Follow by Email

Waspada Penyakit Ikan Hias Air Tawar Berikut (Bag. 2)

Media Penyuluhan Perikanan -  Penyakit ikan hias air tawar tidak cuma sedikit, dan kadang ikan terkena penyakit komplikasi di mana luka sebelumnya diperparah dengan penyakit lainnya yang bisa menyebabkan kematian jika tidak segera diobati. Berikut adalah penyakit ikan air tawar lainnya yang patut diwaspadai. 
Insang Busuk dan Gatal
Tidak sama seperti sirip busuk, penyakit insang busuk disebabkan oleh sebangsa jamur. Jamur ini hidup di air akuarium yang kotor dan jarang dikuras. Celakanya, penyakit ini terbilang berbahaya karena dengan cepat menyebar dari satu ikan ke ikan lain dan menyebabkan kematian massal. Yang lebih berbahaya lagi, penyakit insang busuk ini belum diketahui bagaimana cara mengobatinya. Yang bisa dilakukan adalah dengan menjaga ikan hias air tawar Anda dengan baik; pastikan air akuariumnya selalu bersih. 
Penyakit gatal adalah penyakit berikutnya yang bisa menyerang ikan hias. Gatal disebabkan oleh protozoa dan menyerang ikan-ikan yang daya tahan tubuhnya rendah, baik karena sedang sakit atau sedang stress dan luka akibat diserang ikan lain. Gejalannya adalah adanya bintik putih keabuan di sekitar punggung dan kepala, ikan menjadi lemah dan kurus karena tidak nafsu makan, tubuh ikan yang tampak mengkilat akibat produksi lendir berlebih, sering mengapung di permukaan air, dan adanya pendarahan pada beberapa bagian tubuh tertentu. Untuk mengobatinya, pisahkan ikan yang terkena penyakit, kemudian rendam ikan tersebut dalam larutan formalin selama 5-10 menit. Lakukan sebanyak 2 kali dalam sehari, dan pastikan Anda melakukannya rutin dan berturut-turut selama sekitar 2 minggu.
Kutu Ikan dan Cacing
Kutu ikan warnanya bening dan bentuknya bulat pipih. Sering terlihat pada sirip, kulit, dan insang untuk menghisap sari makanan dari ikan tersebut. Memang, kutu tidak berbahaya dan tidak menyebabkan kematian, namun jika dibiarkan, ikan menjadi kurus dan lemah karena asupan nutrisinya diserap kutu. Terlebih, kutu bisa menyebabkan lubang kecil pada tubuh ikan yang bisa mengakibatkan infeksi. Gejalanya adalah; ikan kurus dan lemah, terdapat banyak gigitan kemerahan di sekujur tubuhnya, gerakannya tidak bertenaga. Cara mengatasinya adalah dengan merendam ikan dalam larutan PK selama setengah sampai satu jam dalam 3-4 hari. 
Cacing pun ternyata bisa menyerang ikan hiar air tawar. Seperti kutu, cacing ini akan menempelkan diri ke tubuh ikan dan menghisap sari-sari makanan. Caranya menempel adalah dengan menusuk ikan dengan kepalanya, yang bisa membuat luka tusukan tersebut infeksi. Ikan jadi terlihat lebih kurus. Cacing bisa dilihat dengan mata telanjang. Jika sudah melihat kehadirannya, segera rendam ikan dalam larutan tetrasiklin selama kurang lebih 3 jam. Lakukan ini secara rutin selama sekitar 3-4 hari sampai ikan sembuh.

0 Response to "Waspada Penyakit Ikan Hias Air Tawar Berikut (Bag. 2)"

Post a Comment

You need Flash player 8+ and JavaScript enabled to view this video.