Follow by Email

Mengenal Kawasan Konservasi Laut Sawu (TNP)

Media Penyuluhan Perikanan - Nama Kawasan : Taman Nasional Perairan Laut Sawu dan sekitarnya (TNP Laut Sawu)

Luas kawasan : 3,5 juta hektar
Terdiri dari dua wilayah perairan :
  1. Wilayah Perairan Selat Sumba dan sekitarnya : 567.170 hektar Wilayah ini meliputi 6 Kabupaten: Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Sumba Barat, Kabupaten Sumba Tengah, Kabupaten Sumba Barat Daya, Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Barat.
  2. W ilayah Perairan TIROSA -BATEK dan sekitarnya: 2,95 juta hektar Wilayah ini meliputi 4 Kabupaten: Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Kupang dan Kota Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan

Letak:
118°54’54.44”E - 124°23’17.089” E dan 8°45’49.964” S - 11°9’43.919” S Taman Nasional Perairan Laut Sawu berada pada Ekoregion Sunda Kecil

Kependudukan:
Total penduduk di Propinsi Nusa Tenggara Timur sebesar 4.448.873 jiwa. Kepadatan penduduk 91,98 jiwa per km2 dengan laju pertambahan penduduk 1,79% per tahun. Taman Nasional Perairan Laut Sawu memiliki cakupan 151 desa pesisir (Wilayah Perairan Selat Sumba dan Wilayah Perairan TIROSA -BATEK) dan 28 kecamatan.

Keanekaragaman hayati:
Perairan Laut Sawu berada pada wilayah Coral Triangle atau wilayah Segitiga Terumbu Karang, yaitu wilayah yang memiliki keanekaragaman terumbu karang dan keanekaragaman hayati laut lainnya (termasuk ikan) tertinggi di dunia, yang meliputi Malaysia, Indonesia, Filipina, Papua Nugini, Timor Leste dan Kepulauan Solomon.

Keanekaragaman terumbu karang:
Diperkirakan sedikitnya terdapat 500 jenis karang (Hoeksema, 2007) ditemukan di Laut Sawu.

Keanekagaraman ikan karang:
Berdasarkan hasil survei reconaissance 2001-2002, ditemukan 336 jenis ikan karang. Beberapa jenis predator ikan karang besar dilaporkan masih banyak terlihat di beberapa lokasi pengamatan.

Setasea:
14 spesies setasea telah diidentifikasi di Laut Sawu (Pet-Soede 2002), diantaranya:
  1. Blue whale (Balaenoptera musculus )
  2. Pygmy killer whale (Feresa attenuata)
  3. S hort-finned pilot whale (Globicephala macrohynchus)
  4. Risso’s dolphin (Grampus griseus)
  5. Sperm whale (Physeter macrocephalus)
  6. Pantropical spotted dolphin (Stenella attenuate)
  7. Spinner dolphin (Stenella longirostris)
  8. Sough-toothed dolphin (Steno bredanensis)
  9. Bottlenose dolphin (Tursiops truncatus)
Penyu:
Jenis-jenis penyu yang ditemukan di perairan Laut Sawu
  1. Penyu sisik (Eretmochelys imbricate)
  2. Penyu hijau (Chelonia mydas)
  3. Penyu belimbing (Dermochelys coriacea)

Beberapa daerah pantai peneluran penyu seperti di Pulau Semau dan Pulau Ndaa telah diidentifikasi, namundemikian penelitian lebih mendetail harus dikerjakan untuk mendapatkan data yang lebih komprehensif dan menjawab kebutuhan konservasi penyu di Laut Sawu.

Sumber :
Suraji, dkk. 2010. Mengenal Potensi Kawasan Konservasi Perairan Nasional - Profil  Kawasan Konservasi Perairan Nasional. Direktorat Konservasi Kawasan dan Jenis Ikan. Direktorat Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. Kementerian Kelautan dan Perikanan. Jakarta

0 Response to "Mengenal Kawasan Konservasi Laut Sawu (TNP)"

Post a Comment

You need Flash player 8+ and JavaScript enabled to view this video.