Posts

Mengelola Terumbu Karang Untuk Memberikan Manfaat Bagi Masyarakat Pesisir

Image
Media Penyuluhan PerikananTerumbu karang memberikan berbagai manfaat bagi kita, seperti makanan, peluang untuk pendapatan dan pendidikan, tetapi tidak semua orang memiliki akses yang sama kepadanya, menurut sebuah studi baru yang dilakukan oleh ARC Centre of Excellence untuk Coral Reef Studies di James Cook University.

Para peneliti meneliti bagaimana orang-orang dari 28 komunitas nelayan di Madagaskar, Kenya, Tanzania, dan Seychelles mendapatkan manfaat dari laut.

Selama bertahun-tahun konservasi di negara berkembang didasarkan pada asumsi bahwa perbaikan kondisi ekosistem, seperti meningkatkan biomassa ikan terumbu karang, akan bermanfaat bagi masyarakat secara keseluruhan.

Namun Dr. Christina Hicks, seorang ilmuwan sosial, mengatakan pendekatan ini terlalu sederhana.
"Peningkatan supply cenderung menguntungkan sebagian elit masyarakat, bukan masyarakat secara keseluruhan," kata Dr Hicks.

"Kita perlu melihat mekanisme akses sosial-ekonomi yang akan memungkinkan kelompo…

Lindungi Otak Dari Kerusakan Akibat Merkuri Dengan Asam Lemak Ikan

Image
Media Penyuluhan PerikananPenelitian Seychelles baru-baru ini memberikan penemuan baru tentang bukti lebih lanjut manfaat konsumsi ikan pada tahap perkembangan prenatal yang dapat mengimbangi risiko kelainan akibat paparan merkuri. Bahkan, studi baru, yang diterbitkan di American Journal of Clinical Nutrition, menunjukkan bahwa nutrisi yang ditemukan dalam ikan memiliki sifat yang melindungi otak dari efek racun kimia potensial.

Tiga dekade penelitian di Seychelles menunjukkan bahwa tingginya tingkat konsumsi ikan oleh ibu hamil (12 kali per minggu) tidak menghasilkan masalah perkembangan pada anak-anak mereka. Asam lemak tak jenuh ganda khusus (PUFA) - aktif menangkal kerusakan yang disebabkan di dalam otak oleh merkuri.

EdwinvanWijngaarden,Ph.D.,danprofesor diUniversity ofRochesterDepartemenIlmuKesehatan Masyarakat serta co-penulisstudi ini mengatakan bahwa"Hal ini menjadi semakinjelas bahwamanfaat darikonsumsiikanmungkin lebih besar daripada itu,atau bahkan bisa menghalau p…

Surat Edaran Menteri Kelautan dan Perikanan No. 18 Tahun 2015 Tentang Penangkapan Lobster (Panulirus spp.), Kepiting (Scylla spp.), dan Rajungan (Portunus spp.)

Image
Media Penyuluhan Perikanan - Setelah tanggal 7 Januari 2015 telah diundangkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Penangkapan Lobster (Panulirus spp.), Kepiting (Scylla spp.), dan Rajungan (Portunus spp.), pada hari Selasa, 20 Januari 2015 telah ditandatangani Surat Edaran Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 18/MEN-KP/I/2015 tentang Tentang Penangkapan Lobster (Panulirus spp.), Kepiting (Scylla spp.), dan Rajungan (Portunus spp.) khususnya terkait dengan ukuran berat yang boleh ditangkap dan diperjualbelikan.

Dalam Surat Edaran yang ditandatangani oleh Menteri Kelautan dan Perikanan tersebut dijelaskan bahwa Pernbatasan ukuran Lobster (Panulirus spp ) Kepiting (Scylla spp }, dan Rajungan (Portunus spp ) yang boleh ditangkap, dilaksanakan secara bertahap. Tahapan tersebut adalah sebagai berikut :

Bulan Januari 2015 sampai dengan bulan Desember 2015, ukuran berat yang boleh ditangkap dan diperjual belikan. yaitu:
Lobster (Panulirus spp.) dengan ukuran ber…

Permen KP Nomor 2 Tahun 2015 Tentang LARANGAN PENGGUNAAN ALAT PENANGKAPAN IKAN PUKAT HELA (TRAWLS) DAN PUKAT TARIK (SEINE NETS) DI WILAYAH PENGELOLAAN PERIKANAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

Image
Media Penyuluhan Perikanan - Satu lagi Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan di Tahun 2015 ini yaitu Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 2/Permen-KP/2015 tentang LARANGAN PENGGUNAAN ALAT PENANGKAPAN IKAN PUKAT HELA (TRAWLS) DAN PUKAT TARIK (SEINE NETS) DI WILAYAH PENGELOLAAN PERIKANAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA. Permen KP ini diundangkan tanggal 9 Januari 2015.

Download Aturannya disini : Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 2/Permen-KP/2015

Permen KP Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Penangkapan Lobster dan Rajungan

Image
Media Penyuluhan Perikanan - Pada Tanggal 7 Januari 2015 telah diundangkan sebuah Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 1/Permen-KP/2015 tentang Penangkapan Lobster dan Rajungan. Permen KP ini berisi tentang Larangan melakukan  penangkapan lobster dan rajungan dalam kondisi bertelur. Untuk lebih jelasnya silahkan dowload aturannya di sini : Permen-KP Nomor 1/Permen-KP/2015


Mengelola Parameter Kualitas Air Di Tambak

Image
Media Penyuluhan PerikananUntuk perkembangan dan tingkat kelangsungan hidup udang yang dipelihara, parameter kualitas air media harus berada pada kondisi yang optimal. Demikian pula pada kegiatan ujicoba ini dilakukan monitoring dan pengamatan parameter kualitas air media. Pengamatan parameter kualitas air yang dilakukan selama ujicoba berlangsung adalah pH, oksigen terlarut, nitrat, ammonia, bahan organik, suhu, salinitas, dan nitrit.

Kisaran optimum parameter kualitas air fisika dan kimia pada pemeliharaan udang di tambak.

1    Suhu    28-310C
2    Salinitas    15-25 g/l
3    Kecerahan    30-40 cm
4    Oksigen terlarut    4-8 mg/l
5    pH    7-8
6    Alkalinitas    100-120 mg/l
7    Karbondioksida    < 25 mg/l
8    Amoniak    < 0,01 mg/l
9    Nitrit (NO2)    < 0,1 mg/l
10    H2S    < 0,01 mg/l

Salah satu faktor pembatas yang cukup nyata dalam kehidupan udang ditambak adalah suhu air media pemeliharaan. Seringkali  didapatkan  udang mengalami  stres dan  bahkan mati disebabkan ol…