Memahami Keadaan Wilayah Dalam Programa Penyuluhan Perikanan

Media Penyuluhan PerikananKeadaan wilayah adalah fakta-fakta yang ditunjukan oleh data yang ada pada saat akan disusunnya suatu programa. Fakta-fakta  yang mencirikan suatu keadaan digolongkan menjadi dua (2) golongan yaitu :
  1. Fakta-fakta yang menunjukkan tentang keadaan yang nyata ada pada saat itu. Data nyata yang diperoleh tersebut disebut data aktual. Contoh data aktual seperti : produksi ikan lele dumbo ukuran 8 ekor/kg di Desa Cicapar tahun  2013/2014 pada kolam seluas 100 m² dihasilkan rata-rata 500 kg.
  2. Fakta-fakta yang menunjukkan tentang keadaan yang mungkin bisa dicapai, data yang bisa dicapai tersebut disebut data potensial. Contoh data potensial seperti : hasil demontrasi Kolam (dempond) pembesaran  ikan lele dumbo  di Desa Cicapar tahun  2014 pada kolam seluas 100m² rata-rata mencapai  750 kg dengan ukuran 8 ekor/kg.
Memahami Keadaan Wilayah Dalam Programa Penyuluhan Perikanan

Keadaan wilayah dapat juga diartikan sebagai gambaran mengenai potensi, dan lingkungan usaha kelautan dan perikanan, serta perilaku dan kebutuhan pelaku utama dalam menjalankan usahanya yang berorientasi bisnis kelautan dan perikanan disuatu wilayah. Adapun penjelasannya sebagai berikut :
  1. Potensi usaha kelautan dan perikanan adalah peluang usaha pelaku utama, baik usaha hulu maupun sampai usaha hilir yang prospektif untuk dikembangkan sesuai dengan peluang pasar, kondisi biofisik dan ekosistem kelautan dan perikanan setempat. Sumberdaya dan teknologi yang tersedia untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan pelaku utama beserta keluarganya.
  2. Produktivitas usaha kelautan dan perikanan adalah gambaran kemampuan hasil usaha per satuan unit usaha perikanan yang telah dicapai maupun potensi hasil usaha yang dapat dikembangkan oleh pelaku utama untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan pelaku utama beserta keluarganya.
  3. Lingkungan usaha kelautan dan perikanan adalah kondisi ketersediaan sarana dan prasarana usaha budidaya perikanan, penangkapan, pengolahan, distribusi, dan pemasaran serta kebijakan yang mempengaruhi usaha pelaku utama.
Perilaku dan kebutuhan pelaku utama dalam menjalankan usahanya adalah keadaan sosial, kultur, ekonomi yang mencangkup tingkat pendidikan, usia rata-rata, penyerapan tenaga kerja kelautan dan perikanan, status usaha, dan kepemilikan.

Berkaitan dengan data aktual dan data potensial, apabila dalam perumusan keadaan data aktual berbeda dengan data potensial, maka adanya perbedaan tersebut menyebabkan data aktual menjadi keadaan yang tidak memuaskan.  Keadaan yang tidak memuaskan demikian akan menjadi pangkal terjadinya ”masalah”.

Comments