Follow by Email

Mengenal Udang Kutu Pasir

Media Penyuluhan Perikanan -
Klasifikasi
  1. Filum : Arthropoda
  2. Induk Kelas : Crustacea
  3. Anak Kelas : Eumalacostraca
  4. Induk Bangsa : Eucarida
  5. Bangsa : Decapoda
  6. Anak Bangsa : Reptantia
  7. Suku : Scyllaridae
  8. Anak Suku : Theninae
  9. Marga : Thenus Leach, 1816a
  10. Spesies : Thenus orientalis (Lund, 1793)
  11. Sinonim : Syllarus orientalis Lund, 1793



Morfologi
Warna tubuh merah muda atau coklat muda. Pleopod dan telson atau uropod berwarna merah muda atau merah. Terdapat bintik hitam (pigmen) yang jelas pada pereipod dan telson. Pereiopod kokoh dan kuat. Bentuk bagian dorsal agak cembung, kokoh dan bentuk bagian rostrum tumpul, kokoh dan lebih tinggi bentuknya. Segmen kedua antena gigi di bagian anteromarginal besar dan lebar, gigi-gigi di bagian anterolateral kurang jelas dan melengkung ke belakang. Ada empat gigi. Ukuran tubuh besar berukuran 95 mm panjang karapas. Dijumpai pada kedalaman 30 – 60 meter. Substrat Pasir dengan butiran yang agak kasar. Rata-rata dapat bertelur hingga 32.230 butir (Jones, 1990).

Habitat dan Penyebaran
Habitat: Udang pasir banyak dijumpai di perairan dangkal tropik maupun sub tropik, tetapi ada pula yang ditemui hingga kedalaman 50 meter dengan substrat yang lembut seperti lumpur dan pasir. Udang-udang tersebut memiliki kemampuan yang unik untuk dapat beradaptasi dengan lingkungannya, dapat berenang dengan jarak tempuh yang jauh dan membenamkan diri dalam sedimen (substrat lumpur atau pasir) (Lavalli & Spanier, 2007). Kedalaman T. orientalis adalah 30 – 60 meter, substrat pasir dengan butiran yang agak kasar (Pratiwi, 2011).

Penyebaran: Perairan dangkal Indonesia dengan substrat lembut, pasir dan lumpur.

Status
Belum dilindungi Undang-undang RI. Sudah masuk dalam list IUCN dengan status Least Concern ver.3.1 (diperhatikan).

Ancaman
Hewan ini memiliki daging yang sangat gurih dan bergizi serta dipasaran memiliki nilai ekonomi tinggi. Merupakan spesies umum yang sangat berlimpah ditemukan oleh para nelayan trawl, sehingga udang tersebut tergolong ke dalam udang ekonomi penting penunjang hingga kini. Mulai banyak dijual di restoran-restoran makanan laut sebagai hidangan dari laut yang sudah merupakan komoditas ekspor, sehingga menjadi hidangan laut yang menjanjikan dan selalu diminati oleh konsumen penggemar makanan laut.

Karenanya perlu dilindungi untuk kelestarian spesies.

Saran
Harus segera dilindungi Undang-undang RI dan masuk ke dalam Appendix 2, perlu pembatasan ukuran individu yang dipanen. Induk betina bertelur dilarang dipanen

Sumber : 
Ubaidillah, Rosichon. dkk. 2013. BIOTA PERAIRAN TERANCAM PUNAH DI INDONESIA - Prioritas Perlindungan. Direktorat Konservasi Kawasan dan Jenis Ikan. Ditjen Kelautan, Pesisir, dan Pulau – Pulau Kecil. Kementerian Kelautan dan Perikanan. Jakarta

0 Response to "Mengenal Udang Kutu Pasir"

Post a Comment

You need Flash player 8+ and JavaScript enabled to view this video.