Tambah Sehat dan Cantik Dengan Kerang Emas



Media Penyuluhan Perikanan - Tidak asing lagi bagi kita jika kekerangan digunakan sebagai bahan pangan atau media penghasil mutiara. Namun lain halnya dengan jenis kerang yang satu ini, kerang ini memiliki warna putih kekuning-kuningan sehingga disebut sebagai Kerang Emas (Atactodea sp). Kerang tersebut telah digunakan sebagai obat tradisional untuk mencegah penyakit kuning di Maluku dengan cara merebus kemudian air dan dagingnya dikonsumsi.

Bermula dari kegunaan yang ada pada kerang tersebut maka Dr. Ir. Linawati Hardjito, M.Sc Ketua Departemen Teknologi Hasil Perairan (THP) Institut Pertanian Bogor beserta mahasiswa bimbingannya melakukan penelitian lebih lanjut mengenai manfaat yang terkandung didalam kerang tersebut. Terbukti bahwa Kerang Emas tersebut bermanfaat sebagai anti degeneratif, mencegah kerusakan hati (hepatoprotector), hepatitis, dan kanker. Kerang Emas merupakan pangan yang bergizi karena memiliki kandungan protein yang besar, inhibitor enzim Topoisomerase I yang berfungsi mencegah kanker, dan 17 macam asam amino yang terdiri dari 9 asam amino esensial meliputi histidin, arginin, treonin, valin, metionin, isoleusin, leusin, fenilalanin, dan lisin serta 8 asam amino non esensial yang meliputi asam aspartat, asam glutamat, tirosin, sisitin, serin, glisin, alanin, dan prolin.

Saat ini dua jenis produk berbahan baku Kerang Emas dalam bentuk lotion dan pil telah berada di pasar. Lotion tersedia dengan aroma kenanga dan sereh berkhasiat meningkatkan keelastisitasan kulit karena asam amino yang ada dapat meningkatkan pembentukan kolagen. Pil kerang emas berfungsi sebagai suplemen anti degeneratif dengan mengurangi jumlah sel yang mati dan dapat mencegah berbagai penyakit. Produk lotion 35 ml dijual dengan harga Rp15.000 per botol sedangkan produk pil yang berisi 25 pil dengan berat bersih sebesar 500 gr per botol dijual seharga Rp50.000. Produk lotion dan pil kerang emas diproduksi oleh Departemen THP Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB bekerjasama dengan PT Araminta Sidhakarya.


Sumber : Manfaat Ikan, Ditjen P2HP (2012)

Comments